Palang Merah Remaja (PMR) dan Tim SPAB SMA Negeri 1 Galis Pamekasan,SMP Muhammadiyah 1 Pamekasan Bersama MDMC–LAZISMU, BPBD, dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kolaborasi dalam gerak responsive penanganan kekeringan berbasis Multi Helix di kabupaten pamekasan

 

PAMEKASAN — Pengiriman bantuan pemenuhan air terhadap masyarakat terdampak kekeringan menjadi prioritas utama bagi daerah-daerah rawan di Kabupaten Pamekasan

PMR dan Tim SPAB SMA Negeri 1 Galis dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMP Muhammadiyah 1 Pamekasan Bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) – LAZISMU Pamekasan; Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pamekasan; PDAM; dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan gerak bersama dalam aksi responsif penanganan kekeringan dengan pendekatan Multi Helix yang menjadikan Satuan Pendidikan (Sekolah/Madrasah); Masjid dan Mushallah serta sarana ibadah di beberapa wilayah kecamatan Kabupaten Pamekasan.

Pemanfaatan satuan pendidikan (Sekolah/Madrasah); Masjid-Mushalla dan sarana ibadah sebagai titik penyaluran memiliki nilai strategis. Sekolah dan madrasah merupakan ruang yang dekat dengan masyarakat serta memiliki jaringan komunitas yang luas, demikian pula Masjid Mushalla dan sarana ibadah menjadi pusat aktivitas masyarakat yang dapat berfungsi sebagai titik koordinasi dan pelayanan sosial.

Dengan pendekatan tersebut, distribusi bantuan air bersih diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif sekaligus mendekatkan respon kemanusiaan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran PMR dan Tim SPAB SMA Negeri 1 Galis – SMP Muhammadiyah 1 Pamekasan bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HmI) Cabang Pamekasan sebagai refleksi dan pengejawantahan terhadap program kampus berdampak untuk perguruan tinggi, dan sekolah inivasi ketahanan pangan (SIKAP) untuk Sekolah dalam skema prioritas nasional asta cita presiden Prabowo Subianto

Program bantuan penyaluran air bersih untuk Masyarakat terdapak kekeringan menyasar beberapa titik Lokasi wilayah kecamatan di Kabupaten Pamekasan meliputi Kecamatan Larangan; Pademawu; Tlanakan; Proppo; dan Batu Marmar yang merupakan daerah rawan kekeringan selama musim kemarau.

Kolaborasi lintas sektoral ini menjadi bagian dari upaya memperkuat respons kemanusiaan terhadap dampak kekeringan sekaligus memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih terarah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membangun pola penanganan kekeringan yang tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga terkoordinasi dan berkelanjutan.

Pelaksanaan program didampingi langsung oleh Bapak Abdus Salam, S.Pd., M.Psi dan Hendri Masduki, S.Sos., M.Si. (Tim Humas); Bapak Aan Fauzy Arif, S.Si. dan Achmad Sirajuddin, S.Pd. (Tim Kesiswaan) SMA Negeri Galis Pamekasan bersama Tim Kesiswaan SMP Muhammadiyah 1 Pamekasan bersama Bidang Pemberdayaan Umat HmI Cabang Pamekasan dan Tim pendamping lapangan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pamekasan.

Leave a Reply